Senin, 14 Juli 2014

Untuk Apa Saya Nge-blog?



AWAL mula nge-blog cuma untuk pajang karya sendiri, yang sudah atau tidak layak muat media cetak. Sekadar dokumentasi karya pribadi agar tak tercecer, dan say hello world saya punya karya, lho.
Saya rasa penting bagi penulis lepas mana pun untuk punya blog, selain alasan di atas, juga merupakan CV bahwa kita bisa menulis dan media yang dikirimi karya tahu bagaimana kita. Intinya, blog merupakan jembatan komunikasi pada orang banyak.
Dunia blog bukanlah hal baru bagi saya. Kala di Bandung sudah kenal itu dan punya Multiply, sayang Multiply menghilang entah ke mana. Lalu beralih ke Wordpress, sayang saya menelantarkannya karena tak tahu bagaimana cara membuat tampilan blog. Sampai beralih ke blogspot dengan pertimbangan lebih mudah dan satu paket dengan akun gmail saya yang telah lebih dulu dibuat.
Mulanya saya tak tahu harus ngapain dengan blog, pajang karya doang tanpa interaksi dengan blogger lain. Kalaupun bertandang ke blog yang menarik perhatian, lebih sering jadi silent reader atau membagikannya di Facebook (FB). Lalu di FB mata saya tertuju pada group blog. Tertarik masuk, tapi rupanya group yang saya masuki ada aturan penerimaan anggota. Harus menunggu dulu sampai akhirnya alhamdulillah bisa diterima di Warung Blogger (WB) dan Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB).
Saya ikut masuk Warung Blogger gara-gara lihat blog Evi Sri Rejeki, teman lama sesama Geng Mnuliz Mnemonic, Bandung, pajang banner-nya. Saya pikir di sana bisa komunikasi dengan Evi lagi, sekalian belajar nge-blog. Soalnya Evi keren, deh, sudah menerbitkan karya solo. Sedang saya, huaaa… paling antologi bersama dan jarang ikutan lomba menulis lagi.
Sempat bingung harus ngapain di group. Mau cari info desain blog malah disodori aneka tulisan yang berisikan banyak info. Huah, mau pilih mana? Jalan-jalan, kuliner, curhat, tips, aneka info, dan bla-bla lainnya. Jadilah saya silent reader yang kalap plus kebingungan cari panduan nge-blog. Klik sana-sini untuk baca-baca dan ber-oh-uh saking kagum plus minder. Banyak blogger yang tulisan dan desain blog-nya bagus dan apik.
Saya lupa persis bagaimana mulanya, tapi perkenalan di group KEB malah memperkenalkan saya dengan seorang blogger asal Blora. Mbak Moocen Susan di http://moocensusan.blogspot.com. Ia orang pertama yang mengikuti blog saya. Haduh. Saya tak kenal tapi kala bertandang balik, bagus juga tampilan blog-nya. Ada banyak info asyik selain curhat.
Pada akhirnya, seiring waktu, saya beroleh banyak teman baru. Dari blog yang saya ikuti ada yang balik mengikuti. Istilahnya follow back. Makasih pada semua teman blogger saya yang meski jumlahnya baru puluhan namun sudah sangat berarti memberikan ruang untuk mengikuti.
Saya belum terpikir macam-macam dari blog, hanya fokus untuk pajang karya. Tidak tahu apa itu lomba blog apalagi giveaway (GA). Baca tulisan Mbak Susan yang ikutan GA Bebek Judes Resto bikin mupeng ikutan, tapi minder karena kurang bahan. Beralih ikut GA lain punya Mak Dwi Puspita Nurmalinda, alhamdulillah dapat rezeki pulsa 5 ribu sebagai pemenang hiburan.
Saya tetap tak punya konsep menulis blog sampai ikut lomba Mozaik Blog Competition dan alhamdulillah jadi pemenang kedua. Akan tetapi, saya tak selalu menang lomba blog atau GA, ditambah lagi dari kuis buku di FB, lebih sering kalahnya, hehe.
Dibawa senang saja. Ada bahan untuk isi blog. Selain itu bisa menulis dengan gaya curhat. Berasa bebas. Jadi, itulah alasan saya nge-blog, bisa mengaktualisasikan diri dalam relasi dan interaksi antarsesama. Jarak yang berjauhan seakan tiada sekat. Dan saya yang hanyalah orang kampung nun di lereng gunung merasa tak terpencil apalagi kesepian. Saya beroleh banyak dari blog. Perkawanan, hadiah-hadiah, pelajaran berharga dari banyak blogger tentang hakikat hidup dalam kemasing-masingan yang unik.
Ada seorang blogger yang sangat menginspirasi saya, Mak Rebellina Passy. Mulanya saya sedang ada masalah berat sehingga syok (berkaitan dengan rumah ini yang tanahnya telah dijual ibu), membagi peristiwa tersebut di status FB. Ada banyak teman yang menanggapi, hanya Mak Passy yang bertanya lewat inbox dan saya tanggapi. Darinya saya beroleh cerita dan nasihat agar kuat. Ternyata ia pun alami hal berat dan lebih berat daripada saya. Saya tergerak untuk menerapkan nasihatnya, lalu menjelajahi ulang blog-nya. Dulu sih pernah baca blog-nya tapi karena belum alami hal berat jadi belum mengena. Dan saya beroleh tambahan tulisan lain di blog satunya yang lebih menyayat seperti kisah ini. Semoga kuat, Mak.
Saya mencoba bangkit dari rasa yang sempat meremukkan itu. Mutiara Aryani, sahabat baik saya di Batusangkar, bilang barangkali Allah punya rencana terbaik hingga harus demikian. Mau tak mau, saya sedang berjuang agar bisa menerapkan makna ikhlas dan sabar.  
Ternyata menjadi blogger mendapat nilai tambah, semacam terapi pengalihan  agar pikiran negatif yang bersemayam bisa tersingkir dengan kegiatan lebih positif. Saya coba menyibukkan diri dengan BW dan ikut aneka lomba blog sampai GA.
Terus terang saya jenuh jika harus menunggu kepastian pemuatan tulisan di media cetak macam koran dan majalah. Saya memang butuh uang dari honor menulis untuk bantu suami, namun rupanya Allah punya jalan lain akan rezeki saya.
Kala kecewa karena cerpen dan resensi saya belum dimuat juga, ada pelipur lara berupa rezeki yang saya ikuti dari lomba blog dan giveaway. Pulsa, tas belanja serbaguna, kartu pos, sertifikat, pouch HP rajut, ciput, pashmina, hiasan jilbab, dan buku-buku. Alhamdulillah.
Saya sadar tak boleh kecewa kala rezeki yang diinginkan belum tergapai, masih ada rezeki dalam bentuk lain. Buku-buku itu bisa saya resensi dan kirim ke berbagai media. Kalaupun tak layak muat masih bisa dipajang di blog.
Dan saya senang jadi blogger, bangga jika bisa menjadikannya sebagai profesi utama untuk menghasilkan tambahan rezeki. Meski yang baru saya bisa hanya menulis berikut berburu lomba blog dan giveaway.
Trafik Alexa saya baru kisaran di atas 1 juta (pernah anjlok di atas 2 juta gegara 34 hari absen nge-net), masih nol page rank. Semoga suatu saat kelak bisa jadi reviewer produk, dan kemungkinan menghasilkan uang lewat blog bukan lagi hal mustahil.
Yang terpenting adalah jangan berhenti menulis dan mengisi blog. Termasuk kerja ekstra keras seperti banyak baca berikut BW ke mana-mana. Meski tidak mudah untuk konsisten dan mengatur waktu, mengingat saya seorang ibu rumah tangga biasa yang harus rebutan netbook dengan anak balita semata wayang.
Apa pun tujuan awal membuat blog, seorang blogger sebaiknya jangan berhenti belajar agar tidak stagnan!***
Limbangan, Garut, 14 Juli 2014

Tulisan Ini Diikutsertakan dalam [Giveaway] #1TahunBlogILHM


 Ilham

50 komentar:

  1. aku juga pernah punya akun multiply mbak, tapi karena dulunya gak ngerti gimana cara menggunakannya, jadilah akun itu terlantar.. kakak ku juga sama seperti mbak Roh, dia senang menulis namun bedanya dia tidak memiliki blog. jadilah dia menuangkan karyanya dalam buku-buku yang sudah tak terpakai. disana dia menulis puisi, cerpen, bahkan novel. sebagian ada yang diajukan ke media cetak, ada yang dimuat ada pula yang tidak. buku-buku hasil tulisan tangannya digemari oleh murid-muridnya. namun ketika aku punya rezeki lebih, ku belikan dia sebuah netbook ketika dia berulang tahun setahun yang lalu. ternyata sangat berguna buat dia. ah, jadi curhat.
    yang pastinya dari blog mbak ini bisa mendapat ilmu juga tentang kaidah penulisan, yang sampai saat ini masih belum sepenuhnya aku pelajari. sukses selalu ya mbak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Multiply itu kayak blog yang dimedsoskan. Maksudku, blognya akan menyebar ke jarinagn teman dari teman kita. Ada rasa tak nyaman kalau saya ingin menulis hal pribadi di MP tapi malah menyebar. Bahkan teman MP cukup 2 atau 3 orang saja, hehe.
      Rita hebat bisa ngasi sesuatu untuk kakak. jadi pengen kenal lebih dekat dengan kakak Rita.
      Semoga saja ada hal bermanfaat dari blogku. dan semoga pula bisa memacu semangat Rita untuk menulis.
      Makasih, ya. :)

      Hapus
  2. Wah jadi dulunya pernah nyoba wordpress tapi ribet ya. Tapi keren mbak, dari awal gak tau dengan blog sekarang malah sedikit demi sedikit mendapat keuntungan dari nulis blog. Aku juga pengen sekali-sekali ikut ajang menulis, ntah itu GA ataupun lomba menulis sekalipun.

    Semoga kedepan Mbak bisa menghasilkan uang dari menulis blog. Tetap percaya aja kalo ada yang mustahil di dunia ini :)

    Good luck buat GA nya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, WP lumayan ribet karena tak bisa ngedesain. Alhamdulillah dapat rezeki dari ngeblog meski kecil-kecilan. Ya, aamiin, semoga bisa daat uang nantinya. Makasih, ya.

      Hapus
  3. semangat selalu ya Mba <3

    BalasHapus
  4. "terapi pengalihan agar pikiran negatif yang bersemayam bisa tersingkir dengan kegiatan lebih positif"

    quote yang saya ambil teh.. hehe keren tuh. emang bener sih kalo ngeblog itu terapi yang bagus buat ngalihin hal-hal negatif yang ada di ota kita, dan nilai tambahnya kita bisa mendapatkan sesuatu dari blog tersebut. kayak ikut lomba dan dapet hadiah misalnya..

    sip deh teh, awal yang baik dan sedang menuju kebaikan yang absolute ;))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Tofik, malah kita bisa dapatkan hal lain seperti memarodikan hidup kayak yang Tofik lakukan. Bisa menghibur dan dihibur.
      Semoga saja awal yang baik ini berbuah hasil. Aamiin. Makasih.

      Hapus
  5. Gapapa kok mbak jarang menang lomba. Kalau dari saya pribadi, mbak sudah keren. Tulisannya maksud saya. Hehe.. Menginspirasi banget. Semoga GA yang ini menang mbak ya.

    Btw, mbaknya orang psikologi ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, bukan orang psikologi, kok. Cuma lulusan SMU yang pernah pengen jadi psikolog tapi tak kesampaian. Eh, menulis itu bisa memfungsikan kita untuk belajar sekaligus mengajar.
      Makasih doanya. Aamiin.

      Hapus
  6. Wuaaah perjalanan yang sangat super sekali.. sempet beberapa ganti platform juga.. gue dulu juga gitu sih, pernah coba pake wordpress tapi gak bisa ngedesain tampilannya.. hehe

    yang gue salut dari Mak Roh itu emang semangat nulisnya dan ikutan GA yang gak abis2.. dan tentu saja tulisannya rapi.

    semoga ke depannya masih terus konsisten nulis dan jadi contoh gaul buat blogger2 muda yang masih labil.. dan semoga tawaran2 ngereview produk segera datang di blognya Mak Roh.. woyoooy~

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih, Mas Edotz. Berkat BE juga jadi semangat nge-blog, habis anak muda gaul itu asyik untuk digaulin, hihi. Bukan konotasi, lho.
      Mas Edotz juga bikin salut saya karena kalau nulis meski absurd tapi cerdas. Meski ngegalau tapi ada benarnya dirasa sebagian orang yang pernah senasib-sepenanggungan.
      Maunya konsisten, tapi semoga bisa beli TV agar anak nonton Marsha dan Beruang saja daripada film yang itu-itu di netbook. Ganggu emaknya, hehe.
      Iya, aamiin. Pengen jadi reviewer produk. Makasih, makasih.

      Hapus
  7. Hmm pertama kali kenal dunia blog itu ya blogspot berawal dari teman jadi ketagihan. Sempat berpindah ke wordpress tapi karena kurang familiar jadi balik lagi ke blogspot hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blogspot kayaknya lebih fleksibel dan banyak yang pakai. Apalagi satu paket dengan akun gmail dan google kita. Senang ya pakai blogspot, hehe.

      Hapus
  8. Wah kayaknya aku harus banyak belajar tentang tulisan ke media cetak ke Mbak ya. Aku dari dulu pengen nyoba ngirim ke media tapi bingung gimana caranya. Nggak punya contoh tulisan yang kira-kira bakal dimuat soalnya nggak pernah beli majalah atau koran gitu Mbak.

    Ternyata perjuanganmu panjang juga ya. Cobaannya juga lumayan berat sampai harus berburu GA sana sini. Tapi berburu GA itu sebenernya asyik. Sayangnya aku masih kalah sama rasa malas:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dwi bisa gabung di group kepenulisan Facebook kayak Be A Writer (BAW), Penulis dan Sastra (PEDAS), dan lainnya. Soal cara kirim naskah, bisa juga gabung di group Sastra Minggu, merupakan group tentang media yang memuat karya. Boleh juga kontak aku di FB untuk atnya-tanya dan kirim lampiran karya yang hendak dikirim ke media.
      Ayo semangat ikut lomba dan GA!

      Hapus
  9. wuiiih udah pernah nyobain multiply. gue malah nggak tau gimana sistem kerjanya itu.
    semangat buat GA nya mba, awalnya menang pulsa 5 ribu, lain waktu mba ya yg ngasih kami pulsa 5 ribu hahahaha. ini apa maksudnya cobaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. MP memang rada ribet padahal bagus, tapi ada blogger yang pengen privat dulu, hehe. Makasih. Yah, semoga saja suatu saat kelak bisa ngadain GA kalau ada rezeki untuk itu. Sayang belum punya buku solo untuk di-GA-in.

      Hapus
  10. kalo saya dulu mulai pertama kenal sama php di dcms milikna desure lumayan bertahan lama karena g usah posting kita cuma nyediain uploadan sama forum dan lumayan :d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan gimana? Dapat uang dari sana? Desure itu apa? Kurang familiar bagi blogger pemula. Blog punya Sopyan malah lebih matang daripada blog saya. :(

      Hapus
  11. Wah hebat ya mbak. benar banget itu kalau bosan konfirmasi pihak media yanng kita harapkan atau istilahnya di php, tinggal ngeblog aja, di sini banyak keseruan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, benar, nge-blog itu obat bagi insan yang di-PHP-in media.
      Yuk seseruan dengan bahagia jadi blogger. :D

      Hapus
  12. hmmm, ternyata sikakak sudah lama malang-melintang didunia blog ya..
    semoga eksis terus ya kakak

    Good luck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah malang melintang yang sempat lintang-pukang, haha. Makasih, Jhon. BTW, tadi coba buka blogmu malah sudah expired. :( Gak bisa BW balik.

      Hapus
  13. Ikut curhat nya teh..

    Saya kenal blog pas waktu kelas 2 SMK, kalo nggak salah 5 tahun yang lalu. Tapi tetep aja saya nggak pernah serius karena nyerah ngadepin keterbatasan. Yang ada cuma bikin-bikin doang, nggak pernah posting sama sekali, bahkan isinya kosong mlompong.

    Beda halnya dengan sekarang, sepertinya udah saatnya harus serius ngurus blog, punya fasilitas kalo dianggurin juga percuma. Jadilah sekarang saya coba untuk belajar ngurus blog. Semoga dengan terciptanya blog baruku, tercipta pula orientasi yang jelas & tentunya bermanfaat bagi sekitar. Jadi dengan terciptanya sebuah blog bukan hanya sekedar ikut-ikutan belaka.

    Happy blogging

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mangga, senang dicurhatin karena bisa jadi baca kisah motivasi teladan juga. Ya benar punya blog itu harus konsisten karena hidup 'kan ada tujuan. Semoga saja tetap konsisten demi kesenangan dan idealisme yang kita dapatkan dari blog.
      Happy blogging too. :)

      Hapus
  14. wah makasi ya mbak Rohyati.. btw, saya malah ga tahu apa itu multiply hihi GOod Luck ya GAnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, Mak Susan bertandang! Makasih, mak...! Peluk dan sun sayang dari jauh. Kita bisa saja tak tahu hal kecil yang cuma dianggap semacam kebiasaan rutin bisa bermakna bagi orang lain, kayak Mak Susan. Meski saya tidak kenal, tapi lama-lama terbiasa dengan para blogger, berkat BW juga.
      Makasih good luck-nya. :)
      Senang banget.

      Hapus
  15. Wah, tulisannya bagus. Jujur dan apa adanya :D
    Salam kenal ya mbak ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, makasih sudah mampir dan meninggalkan jejak. Senangnya berasa jadi seleblogger, hehe.

      Hapus
  16. Emang ngeblog tu asyik ya mbak..dpt temen baru,ilmu baru,hadiah,ngilangin stres jg ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, bahkan saya yang semula gak kenal Mak Muna plus catatan traveling jadi bisa ikut melanglang setelah baca blog Mak juga. Lumayan bisa melipur lara dan stres berkurang. Kita bisa memiliki perspektif berbeda setelah jadi blogger. Jadi dunia dan penghuninya memang beragam banget karena kita ikut merasakan dan baca kisah-kisah secara langsung, bukan lewat perantaraan media cetak yang terbatas isi dan formatnya.

      Hapus
  17. Selamat ngikutin GA mbak...semoga sukses ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Mak Rita. Aamiin doanya.

      Hapus
  18. Pertama kali ngeblog karena pengen keren kayak penyiar idola saya wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, jadi blogger rupanya tak kalah keren. Salam kenal dan makasih sudah mampir. :)

      Hapus
  19. Iya yaa ... untuk apa saya ngeblog? ... awalnya sih untuk mengalihkan suasana dalam kehidupan sehari-hari. Semacam pengalihan 'sikon (situasi dan kondisi), dari sikon kerja dari pagi sampe malam (pagi sebagai PNS dan sore.malam kerja swasta sebagai tenaga farmasi) ... plus hobby dari kecil memang 'membaca dan menulis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, Abang, daripada ngegalau di luaran mending di dalam saja. Bisa curhat sampai berbagi macam-macam. Plus yang baca dapat info yang bermanfaat seperti review Abang tentang produk penjernih air di blog itu. Nah, tak semua orang tahu, dan dari ilmu yang Abang bagi yang baca bisa senang, Abang juga senang sudah bisa menyenangkan diri sendiri sekaligus orang lain.
      Happy blogging, Bang. Jadi blogger itu keren juga, ternyata, haha....

      Hapus
  20. ahahahahhah.. intinya blog itu tempat menggalau :D huahahahah
    eh mak ikutan jugaa.. wah makin banyak saingan ._. aaaakkkk sukses yaaa GA nya makk..
    intinya tujuan ngeBlog sama :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh, Vina, ngegalau itu bukan cuma untuk yang muda-muda saja, hehe. Yang sudah tuaan butuh juga sarana agar badai galaunya hilang ditelan pelangi. ;)
      Soal saingan, biarin, agar kita bisa rame-rame ngeramein blog Ilham, haha....
      Vina juga sukses, deh. Semoga kita sama-sama sukses, aamiin.
      Makasih.

      Hapus
  21. ah iya!! bsa jadi blog itu untuk kita lebih mengetahui kehidupan penulisnya jugaya cc..juga bisa buat nambah nambahin hadiah karena bisa ikutan Giceaway, aku juga pernah beberapa kali dapet hadiah karena ikut giveaway, dapet body butter, dapet buku, sampe dapet card-reader. Asyik banget emang!! Yeayyyy!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah dong, turut senang, Mey bisa kecanduan nge-blog, hoho. lagian dari blog kita bisa belajar kisah dan karakter orang yang sangat-sangat beragam. Tentu seru!
      Semoga Mey nanti dapat hadiah lagi kalau ikut lomba atau GA.

      Hapus
  22. sukses mbak GAnya.
    keren deh si mbak, walaupun sibuk sebagai ibu rumah tangga masih bisa bagi waktu buat ngeblog.

    mungkin besok ibuku bisa aku ajarin ngeblog biar jadi ibu gaul blogger hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Tifah. Yah, kalau anak tak ganggu masih bisa nge-blog. Lagian kami cuma bertiga. Dan suami suka bantu urus rumah kalau lagi gak kerja. Tahu istrinya sedang gape ikut macam-macam GA dan lomba. :)
      Ada banyak emak gaul yang jadi blogger. Dengan senang hati ajak juga ibu Tifah biar tambah ramai. :)

      Hapus
  23. memang yang kita dapat dari blog bukan hanya info atau tulisan tanpa makna, tapi juga pertemanan, sahabat, bahkan juga kekuatan, ya, Mak.
    Mak Rohyati semangat banget ikut GA dan lomba blognya. hehe aku juga mau gitu ah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah bisa bangkit berkat blog. Senangnya karena dunia bisa digapai hanya dengan komputer dan modem, bisa berkumpul dengan orang-orang yang hebat dan penuh semangat.
      Makasih, Lis. Lilis juga ikutan lombanya, ya. Asyik, lho.

      Hapus
  24. kerenn banget mbak, asli keren :) saya juga kalo bingung mau nulis apa. Ya udah ikutan GA aja, kata mbak juga buat ramein blog :D
    Sukses selalu ya buat GA-nya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, kalau bingung 'kan bisa ikut GA atau lomba, berhadiah pula.
      Makasih, ya.

      Hapus
  25. wow melanglang buana ni ceritanya,,,, berlabel emak blogger :D .

    multiply itu yang logonya dua orang bukan ? kayak pernah denger, tapi kayaknya jaman internet masih berkecapatan 2kbps deh :D ...

    komunitas memang menjadi pendorong kita untuk aktif ngeblog... mungkin kalau gak ada komunitas blog, kita banyak yang males ngeblog karena gak ada follow up dari teman2 :D ...

    semoga menang ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berkat komunitas Blogger Energy pula, saya malah kian semangat BW dan mengisi blog. Imbangan balik dari teman-teman sangat berarti dan bermanfaat bagi kita.Ibarat sedang berkomunikasi.
      Yah, Multiply bagi sebagian orang telah jadi kenangan, masih ada Twitter dan FB yang mengadopsi konsep MP.
      Makasih, Tif. Aamiin. :)

      Hapus

Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan jejak persahabatan berupa komentar agar bisa menjalin relasi sebagai sesama blogger. Soalnya suka bingung, SILENT READER itu siapa saja, ya? :D